Di suatu tempat yang jauh dan tak pernah manusia datangi, terdapat dua buah kerajaan yang bernama kerajaan Rednova dan Whitesia. Rednova adalah sebuah kerajaan yang penuh dengan makhluk-makhluk yang sering kita sebut sebagai setan atau iblis. Whitesia adalah sebuah kerajaan yang penuh dengan malaikat-malaikat. Kegiatan di kedua kerajaan ini sama dengan kegiatan yang sering kita manusia lakukan.
Di Rednova, para iblis melakukan kegiatan yang sama seperti manusia, yaitu kuliah, bekerja, dan sebagainya. Iblis-iblis disini sangat cantik dan ganteng, memakai pakaian-pakaian yang mewah dan memiliki rumah-rumah yang megah dan mewah. Warna yang ada di kerajaan mereka hanyalah merah dan hitam serta warna-warna gelap yang lain yang dijadikan warna dasar mereka.
Di Whitesia, para malaikat juga melakukan kegiatan yang sama. Malaikat-malaikat disini memiliki wajah yang biasa-biasa saja, memakai pakaian yang sederhana dan tidak model serta tinggal di rumah-rumah yang sederhana. Warna yang dominan di kerajaan ini adalah putih disertai dengan warna-warna cerah lainnya.
Iblis memiliki semua yang ada karena tugas mereka adalah menggoda manusia untuk melakukan kejahatan jadi mereka harus disertai dengan penampilan keren dan menarik serta wajah yang cantik dan ganteng. Sementara para malaikat menjunjung tinggi kejujuran, kebaikkan, dan kesederhanaan. Untuk itu, mereka hanya disertai dengan segala hal yang biasa-biasa saja dan sederhana.
Awalnya, kedua kerajaan ini memiliki hubungan yang baik-baik saja. Namun, ada sebuah kejadian yang menggemparkan. Putra dari raja kerajaan Rednova menyukai seorang wanita yang tinggal di kerajaan Whitesia. Hal ini sangat dilarang oleh petinggi-petinggi di kedua kerajaan ini karena iblis tidak diizinkan untuk menyukai malaikat. Saat itulah kedua kerajaan tersebut bermusuhan. Namun, karena rasa cinta yang sangat mendalam akhirnya putra raja itu pun diusir dan tinggal di kerajaan Whitesia serta kedudukannya dicabut. Dan raja pun mengadakan kesepakatan. Jika mereka mendapat anak perempuan, anak itu dibiarkan tetap di Whitesia. Namun, jika anak itu laki-laki, ia akan menjadi pewaris kerajaan Rednova.
Setahun kemudian, ternyata mereka memiliki anak laki-laki dan sesuai perjanjian anak itu harus diserahkan di kerajaan Rednova untuk didik menjadi ahli waris kerajaan. Nama anak itu adalah Raien.
Belasan tahun kemudian, anak itu tumbuh menjadi iblis yang jahat karena didikan dari kakeknya. Ia berteman dengan salah satu anak dari petinggi kerajaan. Namanya Farel. Raien menjadi pangeran yang kejam, karena begitulah seharusnya.
Namun, belakangan ini ia dilaporkan telah berbuat baik kepada beberapa manusia dan sesama iblis. Hal itu membuat marah raja. Raien membantah semuanya.
“Aku, tidak pernah melakukan itu. Itu semua fitnah.” Kata Raien dengan nada marah.
“Baiklah, saya percaya. Tapi, jangan ada laporan seperti itu lagi.” Jawab raja atau yang ia kenal sebagai kakeknya.
Farel hanya terdiam. Sebenarnya, ia melihat sendiri bahwa Raien sedang menolong seorang anak. Namun, ia tidak pernah berbicara yang sebenarnya karena ia tahu sejahat apa pun Raien ia memiliki hati yang baik seperti ibunya.
Berikutnya lagi, raja mendapat laporan yang sama. Tapi, Raien membantah lagi. Padahal ia tahu, semua yang mereka katakan benar adanya.
Dan keesokkan harinya, raja mendapat laporan yang ketiga kali tentang kelakuan cucunya itu. Walaupun Raien membantah, raja sudah tidak mempercayainya.
“Bagaimana, agar raja percaya lagi padaku?”
“Kamu harus turun ke bumi dan memata-matahi seorang gadis bernama Cinta. Berilah dia tiga permintaan. Kemudian menyuruhnya untuk menandatangani surat kebebasanmu. Kamu harus membujuknya dan kamu akan ditemani oleh Farel. Di bumi kamu akan mendapatkan tempat tinggal yang mewah dan megah serta kamu akan dikenal sebagai Ray dan sebagai orang yang kaya. Apa kam sanggup?”
“Ya, saya sanggup.”
Mereka pun segera berangkat menuju bumi. Namanya sekarang berganti Ray. Sesampainya di bumi ia segera melakukan tugasnya, agar tugasnya cepat selesai. Sementara Farel harus berubah menjadi seekor kucing hitam untuk bersama-sama dengan Ray, ia akan berubah jika berada dalam rumah.
Ray bersekolah di tempat Cinta agar bisa lebih dekat dengannya. Dia dikenal sebagai cowok terganteng dan terkaya disekolah.
Cinta adalah gadis biasa. Ia tinggal dengan kakak, ibu dan adiknya. Ayahnya telah pergi meninggalkan mereka sejak ia masih kecil. Di sekolah, is dibenci oleh tiga gadis yang ngetrend di sekolah. Mereka adalah Sisi, Nina, dan Aina. Ia juga membenci seorang laki-laki yang justru banyak disulai oleh gadis di sekolahnya termasuk tiga gadis ngetrend itu. Namanya adalah Doni.
Doni adalah cowok yang pendiam. Namun, ketika ia bertemu dengan Cinta mulutnya tidak pernah diam karena selalu bertengkar dengannya. Mereka berdua merupakan anggota osis. Hal ini yang membuat mereka sering ketemu.
Beberapa hari belakangan ini, Cinta selalu memikirkan Doni di setiap tidurnya. Memang biasanya Cinta juga demikian. Namun, kali ini berbeda. Ia memikirkannya bukan sebagai musuh melainkan sebagai sesuatu yang lain. Ia tidak tahu apa maksudnya. Setiap kali ia mengingatnya, ia selalu tertawa geli akan kelakuan Doni.
“Apa-apaan sih aku ini? Jangan-jangan aku.... tidak, aku tidak boleh merasakan itu. Lagian, dia tidak mungkin merasakan hal yang sama. Dia selalu membenciku.” Kata Cinta.
Cinta merasa ada sesuatu yang mengganjal dihatinya. Dia berharap itu bukan rasa cinta.
Belakangan ini di sekolah, Doni pun bersikap lain kepadanya. Sekarang mereka lebih banyak bicara baik-baik dibandingkan dengan saling memarahi.
Ini merupakan saat yang tepat bagi Ray untuk mendekati Cinta dan memberikannya tiga permintaan. Ia sudah tahu bahwa Cinta menyukai Doni, Cinta juga ingin berteman dengan grup ngetrend di sekolahnya itu serta ingin sekali bertemu dengan ayahnya. Walaupun demikian, itu semua tidak ada gunanya jika, permintaan itu tidak keluarga secara langsung dari mulut Cinta.
Pendekatan demi pendekatan Ray lakukan. Dan akhirnya ia berhasil dekat dengan Cinta dan mulai menjalankan rencananya.
“Cinta, aku dapat mengabulkan tiga permintaan yang kamu inginkan. Permintaan itu dapat membantuku. Apa kamu mau membantuku?” kata Ray dengan wajah memelas.
“Aku memang mau membantumu tapi, sebenarnya kamu ini siapa sehingga bisa mengabulkan permintaanku? Lagian aku juga tidak memiliki permintaan.” jawab Cinta
“Aku akan mengatakannya besok asalkan kamu dapat menjaga rahasia ini dari orang lain. Kamu berjanji?”
“Aku janji.”
Di rumah, Cinta selalu memikirkan apa yang Ray katakan. Memang sebenarnya ia ingin berteman dengan grup trend di sekolahnya itu. Agar ia bisa lebih cantik dan dapat menjadi gadis idaman Doni serta mengetahui hal-hal di balik ketenaran mereka.
“Mungkin aku memiliki satu permintaan. Baiklah akan aku katakan kepadanya besok.” Pikir Cinta.
Di sekolah, ia bingung mencari-cari Ray karena dari pagi ia tidak terlihat. Justru yang ia temui adalah Doni.
Ketika pulang sekolah, ia mendapat surat dari Ray. Ia meminta Cinta untuk bertemu dengannya sore hari di depan rumah Cinta. Ketika ia akan pulang, entah apa yang terjadi tiba-tiba dengan sengaja Sisi menyiram rok Cinta dengan air. Semua orang menertawainya. Cinta tampak sangat malu sampai ia tidak bisa bergerak. Wajahnya memerah. Lalu datanglah Doni dengan wajah yang terlihat marah pada siapa pun yang menertawai Cinta. Doni segera melepaskan baju seragamnya lalu menutupi rok Cinta dengan bajunya itu. Ia memeluk Cinta dan membawanya pulang. Beberapa siswa yang melihat hal itu terheran-heran sekaligus terkesan dengan sikap Doni. Mereka pun berkata,
“Wow! Lihat tuh! Nekad banget yah, dia!”
“Doni memang keren. Ini baru cowok sejati.”
“Beruntung banget orang yang mendapatkan perhatiannya.”
“Kayanya ia menyukai Cinta deh!”
“Coba saja aku mendapatkan cowok yang seperti Doni.”
Semua perkataan dari mereka membuat Cinta menjadi malu sekaligus senang. Ia terus menundukkan kepalanya. Sementara Sisi yang melihat hal itu menjadi marah karena rencana untuk mempermalukan Cinta gagal.
Sore harinya, Ray bertemu dengan Cinta. Ia mengajak Cinta untuk berbicara di rumahnya. Cinta terkaget-kaget sekaligus heran karena melihat seluruh isi rumah Ray berwarna merah dan hitam. Tidak ada warna lain. Ray pun menceritakan semuanya.
“Aku sebenarnya bukan berasal dari sini dan juga bukan manusia.”
“Apa maksudmu bukan manusia?” tanya Cinta sambil menggaruk kepalanya.
“Aku adalah pangeran iblis. Aku dihukum karena ketahuan menolong seseorang.”
“Apa? Tapi mengapa kamu dihukum kalau menolong seseorang? Terus siapa orang tuamu?”
“Karena kami dilarang untuk berbuat baik kepada orang lain. Ayahku adalah putra raja iblis namun, telah diusir dari kerajaan kami karena menyukai malaikat di kerajaan seberang. Ibuku adalah malaikat.”
“Membingungkan. Mungkin kamu berbuat baik karena bawaan dari ibumu.”
“Mungkin juga seperti itu. Tapi, aku tetap harus kembali ke kerajaanku agar aku tidak diusir. Jadi apa permintaanmu?”
“Aku memang punya satu permintaan tapi aku tidak percaya denganmu.”
“Kamu harus percaya dengan Ray.” Balas Farel
“Siapa itu?” tanya Cinta dengan penuh ketakutan.
“Ini aku kucing kesayangan Ray. Tapi sebenarnya aku bukan kucing tapi teman Ray dari kerajaannya.”
“Sekarang kamu percaya kan?” tanya Ray.
“Yah, a..a..aku percaya.” Jawab Cinta dengan nada ketakutan. “Permintaanku adalah aku ingin agar grup trend di sekolahku mau berteman denganku dan mau berbagi rahasia denganku.”
“Baiklah permintaanmu telah dikabulkan. Lihat saja kelakuan mereka terhadapmu besok. Tapi ingat karena kamu telah memulai satu permintaan jadi batas meminta permintaanmu dan batas berlakunya hanya tiga puluh hari dari besok. Jadi, siapkanlah dua permintaan lagi.”
“Baiklah.”
Cinta sangat senang. Ia pun segera pulang dan tidur. Dia sudah tidak sabar untuk melihat kelakuan grup trend itu besok.
Besok harinya ia segera berangkat ke sekolah. Benar saja, mereka langsung menyambutnya dengan bahagia.
Setelah beberapa hari ia bersenang-senang ia kemudian terpikir untuk meminta satu permintaan lagi. Ia pergi menemui Ray untuk meminta permintaan. Ray pun menyambutnya dengan bahagia.
“Apa permintaanmu?”
“Aku ingin bertemu ayah.”
“Baiklah, ayahmu akan datang sebentar lagi.”
Sampainya di rumah ia mendengar suara lelaki yang pastinya ia tahu itu bukan suara kakaknya. Ternyata, itu adalah suara ayahnya. Ia sangat senang walaupun sebenarnya ia tahu ini hanyalah sementara.
Waktu tersisa dua hari untuk menikmati semua ini. Namun, masih ada satu permintaan lagi. Ia ingin agar Doni menjadi pacarnya walau hanya sehari saja. Dia segera menemui Ray.
“Aku sudah tahu permintaanmu.” Besok ia akan menembakmu dan akan jadi pacarmu walau hanya sehari.”
Benar saja. Besoknya Doni langsung menembak Cinta. Cinta pun terkaget dan sangat senang. Tapi, ia berpikir bahwa ini semua hanyalah impian sesaat yang akan hilang sebentar lagi. Tapi ternyata, Cinta tak tahu bahwa Doni benar-benar mencintainya dan bukan karena sihir dari Ray. Ray mengetahui hal itu dan terlihat untuk pasrah. Dia telah siap bila sewaktu-waktu ia akan diusir dari kerajaan Rednova.
“Ada permintaan lagi?” tanya Ray.
“Aku harus minta apa lagi? Hanya ini yang aku inginkan. Tidak ada lain lagi.” Jawab Cinta.
“Tapi....... sudahlah. Kamu juga tak perlu menandatangani surat perjanjian kita.” Balas Ray dengan wajah murung.
“Kenapa?” tanya Cinta bingung
“Kamu akan tahu nanti.”
Hari yang terakhir. Hari yang terakhir bagi Cinta untuk merasakan semua ini. Ibunya tidak mengingat apa pun bahwa ayah Cinta pernah menginap di rumah. Di sekolah, grup yang trend itu sama sekali tidak mengingat apa pun yang mereka telah lakukan padanya. Teman-teman lain pun tampak heran.
“Berakhirlah sudah semua. Mungkin Doni tidak akan menyapaku.” Pikir Cinta.
Namun apa jadi, Doni memanggilnya dan pergi bersama-sama. Akhirnya dia baru sadar kalau Doni benar-benar mencintainya.
Cinta pun sadar bahwa yang dimaksud Ray adalah hal ini. Ternyata Ray masih membutuhkan satu permintaan lagi agar ia terbebas. Semua yang telah terjadi ini membuat perjanjiannya dengan raja batal. Mengetahui hal ini, Cinta pun segera pergi menemui Ray.
“Maafkan aku Ray. Aku tak tahu soal ini.” Kata Cinta dengan wajah sedih yang sangat jelas terlihat.
Tak perlu minta maaf. Ini bukan salahmu. Aku memang tak pantas berada di kerajaan Rednova. Jadi, kamu jangan sedih. Aku akan sering-sering datang mengunjungimu kalau bisa.” Balas Ray dengan alasan untuk membujuk Cinta agar tidak sedih. “Sampai jumpa, Cin”
Raien pun kembali. Karena kegagalannya, ia di pulangkan ke orang tuanya di Whitesia. Ternyata benar, sejahat-jahat apa pun ia, jauh dalam hatinya memiliki hati malaikat.
Di perbatasan kerajaan Farel dan Raien saling bertemu dan berbicara secara diam-diam.
“Hai Farel, tumben berkunjung?”
“Hai Rai, aku hanya ingin membawakan barang yang diberikan anak yang kamu tolong waktu itu. Bagaimana kabarmu? Ceweknya cantik-cantik?”
“Oh, makasih. Baik-baik aja. Ternyata cewek-cewek disini nggak jauh beda cantiknya dari cewek disana.” Jawabnya sambil tertawa. “Semoga kamu baik-baik di Rednova dan jangan lupakan aku. Sering-seringlah bertemu disini. Bye.”
“Hahaha... kamu juga. Nanti aku akan datang kesini setiap senin dan kamis. Sampai jumpa.”
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



2 komentar:
Trm tlh mnl ksh dku dgn bik,, ray.
Trm tlh mnl ksh dku dgn bik,, ray.
Posting Komentar